Pemasaran Via Email

Pemasaran Via Email

Pemasaran Via Email

Sebagai seorang sales atau marketer sayang sekali jika tidak memaksimalkan email sebagai alat edukasi dan pendorong sales. Dalam beremail ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Hati-hati dalam masalah SPAM
    Industri Pemasaran Lewat Email kini dan terus bekerja keras di bidang teknis dalam kaitannya untuk menghajar masalah spamming.
  • Konsumen sekarang lebih sadar akan email, khususnya pemasaran lewat email atas dasar persetujuan.
    Harris Interactive pernah mengatakan dalam hasil suatu survei bahwa 70 persen dari orang yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka lebih siap dan respek menerima pesan-pesan promosi yang disajikan lewat informasi mengenai topik-topik yang mereka sukai yang berkaitan dengan industri mereka sebaliknya daripada topik-topik yang umum dalam hal membangun hubungan yang lebih erat dengan perusahaan. Dan dalam hasil survei yang sama, 29% dari mereka mengatakan bahwa tidak menerima email yang mereka nanti-nanti akan dianggap menjengkelkan dibandingkan mendapat spamming.
  • Juga kalau Anda pernah mendengar kabar baru-baru ini, bahwa di Amerika Serikat sudah dibuat undang-undang yang dengan gencar akan melawan aktivitas spamming. Kita lihat bagaimana ini akhirnya akan diimplementasikan. Dan kita di Indonesia akan dipengaruhi olehnya. Jelas ini merupakan langkah yang positif dalam memerangi email spamming namun pada saat yang bersamaan akan memudahkan para pemasar email yang berbasis persetujuan untuk tunduk pada hukum anti-spam.

Seperti halnya yang disinggung di atas, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak memaksimalkan komunikasi pemasaran lewat email untuk menggerakkan publisitas dan ujung-ujungnya penjualan. Selain itu juga mendatangkan traffic dan pengunjung yang targeted lewat situs web dan memberikan kesan awal tahun yang mantap.

Berikut beberapa tips dalam Promosi Melalui Email:

  • TIP #1 Email Mereka Lebih Awal
    Tahukah Anda bahwa kebanyakan dari rekan-rekan bisnis dan bahkan pesaing Anda sudah akan mengirimkan email kepada Anda bahkan pada saat Anda membaca ezine ini? Tangkap perhatian dari para calon pelanggan Anda dengan mengirim kampanye Anda bahkan setelah liburan selesai di awal tahun ini.
    Pikirkan dahulu kira-kira produk-produk apa yang Anda pikir pas dan cocok untuk Anda promosikan. Kalau Anda sudah punya situs web, maka tidak ada alasan untuk tidak melakukan hal ini segera! Apakah produk Anda ada gambarnya? Ada daftarnya?, baik kalau gitu tidak periksa lagi dua kali.
  • TIP #2 Email Mereka Secara Teratur
    Statistik memperlihatkan bahwa dibutuhkan waktu beberapa kali kontak sebelum akhirnya suatu hubungan yang baik dicapai. Atau suatu kepercayaan diraih. Karena itu hanya sekali-kali saja Anda beremail kurang efektif !!!
    Karena itu Anda harus komitmen untuk secara regular berkomunikasi dengan mutu isi yang informatif. Dengan harga sangat minim sekali per email, sebenarnya individu siapa saja atau bahkan perusahaan mampu untuk membayarnya. Karena itu berupayalah beberapa kali mengirim email dengan menggunakan template yang sama namun dengan isi produk yang berbeda sehingga akan menekankan brand Anda tetap berkomunikasi secara konsisten. Seberapa sering Anda berkomunikasi lewat email? Paling tidak tidak lebih dari 21 hari. Namun karena setiap bisnis berbeda, lebih baik Anda bertanya dan membuat questioner kepada mereka sehingga Anda tahu seberapa sering seharusnya Anda beremail kepada mereka.
  • TIP #3 Terapkan Hal-Hal Dasar
    Perhatikan jangan lupa selalu masukkan hal-hal di bawah ini :

    1. Di bagian “Field from” masukkan siapa Anda, disarankan jangan memasukkan nama departemen namun nama pribadi Anda.
    2. Masukkan isi “subject” yang menarik
    3. Frase memotivasi (mengingat umumnya kalau tidak dimotivasi kecenderungan orang adalah tidak bertindak)
    4. Link ke beberapa halaman web Anda
    5. Beri batas waktu
  • TIP #4 Personalisasi
    Riset memperlihatkan bahwa resipien lebih suka menerima dan responsif jika email yang ditujukan kepada mereka di-PERSONALISASI, maka sapa resipien Anda dengan menggunakan nama-nama mereka jika Anda tahu.
  • TIP #5 Gunakan Format .HTML
    Manfaatkan format .HTML yang dapat menandaskan produk dan bisnis Anda dengan lebih baik dan mengesankan. Email berformat .HTML telah terbukti dapat menarik 30% tingkat respons yang lebih tinggi dibandingkan pesan-pesan teks (format *.TXT).
    Dan email berformat *.HTML memungkinkan Anda melacak email yang dibuka atau diklik –tidak seperti *.TXT, sehingga Anda dapat mengumpulkan semua data pemasaran untuk meningkatkan kampanye Anda berikutnya.
  • TIP #6 Berikan Insentif
    Para calon pembeli di dunia offline seringkali dipikat untuk membeli karena adanya insentif, pada prinsipnya secara psikologis calon pelanggan Anda di dunia maya juga. Seperti yang doubleclick.com laporkan bahwa pemberian diskon dapat menjadi faktor yang memikat yang dapat memotivasi seseorang untuk membuka email yang dikirim. Karena itu, berikan insentif lain seperti memberikan jasa pengepakan gratis, atau kupon atau gratis pengiriman atau pengiriman kilat, dan jaminan barang kembali kalau diterima rusak, dll.
  • TIP#7 Mengirimkan Email Terima kasih
    Kapan terakhir kali ada produsen yang mengirimkan kartu pos atau mengirim email yang mengatakan terima kasih atas pembelian suatu produk? Bagaimana perasaan Anda kalau dikirimkan suatu ucapan terima kasih atas pembelian Anda? Pasti senang bukan? atau merasa pembelian Anda walaupun kecil tetapi dihargai.
    Karena itu mengapa tidak mengirimkannya sekarang juga ucapan terima kasih kepada mereka yang telah membeli sesuatu dari Anda? Tindakan seperti ini jelas dapat mempererat ikatan bisnis Anda yang sudah sekian lama terjalin. Dan bahkan dapat membuahkan “repeat order”. Karena itu lakukan segera tip ke -7 ini!
  • TIP #8 Hindari Taktik Seperti Spam
    Taktik seperti Spam itu terlihat seperti dari : field “from”, field “subject”, tulisan di email, HURUF BESAR SEMUAN, terlalu banyak nyuruh seperti “klik di sini”, terus simbol $$, dan simbol-simbol lain yang mengacaukan field “subject”-nya.
    Juga kata Gratis, Cepat Kaya, Dapat Duit Banyak Tanpa Kerja Keras dan sebagainya*.
    *) Namun kalau kata-kata di atas memang isi dari surat email Anda maka gunakan variasi dari seperti ini, untuk menghindari kemungkinan email Anda terjaring (filter).

bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark
tabs-top


No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment